Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Melalui Pembelajaran Berbasis Riset

Authors

  • Khoirotul Fitriyah SMA Muhammadiyah 3 Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/hrtg.v1i1.6

Keywords:

critical thinking skills, research based learning

Abstract

Abstract


Economics is one of high school subjects especially in the social sciences major that requires continuous evaluation and research. The purpose of this study is to describe the profile of students' critical thinking skills through research-based learning models on economics with indicators of critical thinking skills, namely interpretation skills, analytical skills, evaluation skills, and the conclusion making skill. Descriptive qualitative research is employed in this study with the research area of Muhammadiyah 3 Jember High School class XII / IPS 3 with a total of 35 students and three students with high, medium and low levels of ability have been consulted with supporting economics teachers and one of the lecturers who are experts in the field of economics education. The test results of students' critical thinking skills use modules or worksheets that have been validated by economics teachers and economics education experts of the faculty of Teacher Training and Education Faculty at University of Jember. The data taken is the result of data reduction using triangulation methods to obtain valid and accurate data. The study found out that the ability to think critically at a low level was 34.28%, moderate level was 48.58%, and high level was 17.14%. Based on the results of research conducted, it can be concluded that the interpretation skill is the highest achievement and the inference skill is the lowest achievement.

 

Abstrak

Mata pelajaran ekonomi merupakan menu utama di SMA khususnya pada jurusan IPS sehingga memerlukan evaluasi dan penelitian secara kontinue. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran berbasis riset pada mata pelajaran ekonomi dengan indikator kemampuan berpikir kritis yaitu kemampuan interpretasi, kemampuan analisis, kemampuan evaluasi dan kemampuan menarik kesimpulan. Deskriptif kualitatif merupakanpenelitian yang digunakan pada penelitian ini dengan daerah penelitian SMA Muhammadiyah 3 Jember kelas XII/IPS 3 dengan jumlah 35 siswa dan yang dipilih pada subyek penelitiannya tiga siswa yang mempunyai tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang sudah dikonsultasikan dan dimusyarawahkan dengan guru pengampu mata pelajaran dan salah satu dosen yang ahli dibidang pendidikan ekonomi. Hasil uji kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan modul atau LKS yang sudah divalidasi oleh guru pengampu mata pelajaran dan ahli pendidikan ekonomi yaitu dosen FKIP Universitas Jember. Data yang diambil merupakan hasil reduksi data dengan melakukan observasi, mengambil tes dan wawancara atau menggunakan triangulasi metode guna mendapatkan data yang valid dan akurat. Hasil dari penelitian tersebut didapat bahwa kemampuan berpikir kritis tingkat rendah 34,28%, sedang 48,58% dan tinggi mencapai 17,14%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa secara khusus kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Muhammadiyah 3 jember yaitu kemampuan interpretasi merupakan capaian tertinggi dan kemampuan inferensi adalah capaian terendah.

 

Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, pembelajaran berbasis riset

Downloads

Published

2020-06-09

How to Cite

Fitriyah, K. (2020). Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Melalui Pembelajaran Berbasis Riset. Heritage, 1(1), 111-124. https://doi.org/10.35719/hrtg.v1i1.6